by

Antara Haq Dan Bathil Selalu Berbenturan Bahkan Bertarung

SUDAH menjadi sunnatullah sejak dulu di zaman para Nabi dan Rasul antara haq dan bathil selalu berbenturan dan selalu bertarung.

Dan ujian dakwah itu pada puncaknya memang akan berhadapan dengan penguasa bengis dan dzhalim serta masyarakat yang jumud.

Jika penguasa dan masyarakat tersebut menolak dan memusuhi dakwah bukan berarti dakwahnya salah dan bukan berarti penguasa dan masyarakat tersebut benar.

Apakah Nabi Ibrahim As yang dibakar hidup-hidup oleh Namrud menunjukkan beliau salah dalam dakwahnya dan Namrud benar..?!

Nabi Yusuf As pun dalam dakwahnya pun hendak dibunuh oleh saudara kandungnya sendiri yaitu Bani Israil hingga beliau dilemparkan ke dalam sumur dalam. Bahkan beliau pun dijebloskan ke dalam penjara bertahun-tahun lamanya di Mesir oleh penguasanya. Lantas apakah dakwahnya Nabi Yusuf As itu salah dan Bani Israil serta penguasanya itu benar..?!

Nabi Musa As dihadang Fir’aun dan dikejar serta hendak dibunuh oleh Fir’aun dan pasukannya lantas apakah dakwahnya Nabi Musa As salah dan Fir’aun beserta pasukannya benar..?!

Dalam dakwahnya Nabi Zakaria As dibunuh oleh bani Israel kaumnya sendiri dan putra beliau pun Nabi Yahya As pun dijebloskan ke dalam penjara dan kemudian beliau pun dibunuh oleh penguasanya. Lantas apakah Nabi Zakaria As dan Nabi Yahya As itu salah dakwahnya dan lantas apakah Bani Israel dan penguasanya tersebut jadi benar..?!

Begitupula Nabi Isa As pun dimusuhi dan ditentang oleh Bani Israel kaumnya sendiri dan penguasa Byzantium Romawi hingga Nabi Isa As sempat mau disalib. Lantas apakah dakwah Nabi Isa As tersebut salah dan Bani Israil beserta penguasa Byzantium itu benar..?!

Begitu pun Rasulullah Saw ditentang dan dimusuhi dan hendak dibunuh oleh masyarakat Arab Quraisy dan penguasa Quraisy di Mekkah berarti apakah dakwah Rasulullah Saw tersebut juga salah dan masyarakat Arab Quraisy dan Penguasa Quraisy di Mekkah itu benar ..?! Tentu jelas dong Tidak..!!!

Mereka dipersekusi, dianiaya, diancam, dibunuh karena Rezim (penguasa) tidak suka dan takut dengan dakwah mereka….

Dan sunnatullahnya puncak dakwah itu memang mestilah begitu akan berhadapan dengan penguasa (rezim) yang bengis nan dzhalim dan masyarakat yang jumud dan dzhalim.

Sebagaimana dakwah yang dialami oleh para Nabi dan Rasul tersebut serta baginda Nabi Muhammad Rasulullah Saw tersebut.

Dan di Puncak dakwah itulah biasanya pertolongan Allah (nashrullah) akan dibetikan dan diturunkan kepada para Wali-Nya yang tetap sabar, ikhlas dan tetap konsisten di jalan dakwah dengan segala ujian, halangan dan rintangan laksana mendaki gunung tinggi yang penuh batu nan cadas dan sangat juramnya.

Ustad Agus Nurjaman (Kontan Tragis)