by

Membunuh Seorang Manusia sama Dosanya Dengan Membunuh Semua Manusia

Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32)

Ibnu Katsir berkata, “Siapa yang memelihara kehidupan seseorang, yaitu tidak membunuh suatu jiwa yang Allah haramkan, maka ia telah memelihara kehidupan seluruh manusia. Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah siapa saja yang menahan diri dari membunuh satu jiwa.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3: 380)

PESAN-PESAN HIDAYAH

1. Membunuh adalah dosa besar yang haram dilakukan tanpa alasan yang dibolehkan oleh syariat, seperti qishash dan hukum rajam
2. Membunuh seorang manusia tanpa alasan syar’iy sama dengan membunuh semua manusia di dunia..
3. Memelihara nyawa atau kehidupan seorang manusia sama dengan memelihara kehidupan manusia di seluruh dunia.

Nashrun Minallahi Wa Fathun Qarieb