by

Meraih Aampunan Dengan Tidur Dalam Keadaan Suci

Bandung, gardah.com – Dari sahabat Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَاتَ طَاهِرًا بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ، لَا يَسْتَيْقِظُ سَاعَةً مِنَ اللَّيْلِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فُلَانٍ، فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا.

”Barang siapa tidur malam dalam keadaan suci, satu malaikat akan bermalam di dalam pakaiannya. Tidaklah ia terbangun pada malam tersebut, kecuali malaikat tadi akan mendoakan untuknya, ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu fulan karena ia tidur dalam keadaan suci’.”

📚 (H.R. Ibnu al-Mubarak dalam al-Zuhd, no.1244, Al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman, no. 2526 dan al-Da’awat al-Kabir, no. 426; dihasankan Syekh al-Albani dalam al-Shahihah, no. 2539).

Kajian Sederhana :
KH. Suryana Nurfatwa