by

POJ : Pahlawan Allahuyarham Mama Pagelaran Atau Sebagai Kakek Ridwan Kamil Layak Disebut Pahlawan

Subang, gardah.com – Penyematan medali dan piagam penghargaan 9 windu Kemerdekaan RI di Jawa Barat diisi dengan Pemancangan Bambu Runcing di atas pusara atau makam KH Muhyiddin sosok pejuang kemerdekaan Republik Indonesia oleh Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil disambut antusias warga, ulama termasuk para veteran pejuang kemerdekaan, bertempat di kompleks Ponpes Pagelaran 1 Tanjungsiang Subang, Rabu siang (12/11/2020).

dalam acara tersebut turut hadir Paguyuban Ormas Jabar yang diwakilkan Dewan Pakar Kang Hikmat, Dewan Pembina KH. Suryana Nurfatwa, Ketua Kordinator POJ Surya Panungga, Wakil Koordinator POJ Kang Dedi Raharja, Bidang Hankamrata POJ kang Aris Mulyana dan Bidang Humas POJ Teh Sri merangkap sebagai Panitia penyelenggara.

sedangkan di tempat yang berbeda Ibu Uun Sekretaris POJ mengucapkan Semoga diberikan kelancaran dan sukses. Turut bangga dan bahagia untuk Bapak H. Hikmat _selaku Ketua beserta Pengurus DPD PPM Jawa Barat, LVRI, DHD 45 yang turut memberikan penghargaan terhadap pahlawan Kusuma Bangsa tenang di alam Baqa.

senada dikatakan Pembina POJ Sekaligus Ketua Umum Gardah (Pagar Aqidah) bahwa POJ dalam pemancangan bambu runcing di makam Pahlawan Allahuyarham mama Pagelaran atau sebagai Kakek Gubernur Jabar Ridwan Kamil sangat layak disebut sebagai pahlawan.

daripada itu, sebelumnya, dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil menuturkan kisah KH Muhyiddin yang notabene adalah kakeknya sendiri. Menurut Kang Emil kegiatan itu merupakan bentuk apresiatif dia dan keluarga Bani Muhyiddin.

Pemancangan bambu runcing di pusara makam sang kakek yang juga pejuang nasional almarhum KH Muhyidin atau sering di sebut dengan Mama Pagelaran ini sebagai penghargaan dari keturunan Al marhum terhadapnya yang merupakan pejuang.

Di dalam sambutannya Ridwan Kamil menceritakan tentang perjuangan sang kakek yang begitu besar pengorbanannya terhadap negara ini,” Begitu besar perjuangan almarhum sampai beliau dipenjara karena menolak ajakan dari para penjajah dan atas takdirnya beliau gugur sebagai pejuang,” ucapnya.

“Sesuai amanat almarhum, Kami keluarga besar Bani Muhyidin melandaskan semua perjuangan ini sebagai sesuatu yang harus didasari dengan keikhlasan adapun jika ada dari lembaga-lembaga yang mengapresiasikan beliau, kami selaku keluarga mengucapkan banyak-banyak berterima kasih” pungkasnya.

Tidak hanya pemancangan bambu runcing saja, Ridwan Kamil juga meletakkan batu pertama pembangunan masjid di pondok pesantren pagelaran 1 Tanjungsiang yang Rencananya akan dibangun secepatnya.

Acara dihadiri sejumlah alim ulama dan Bupati Subang H. Ruhimat dan sejumlah pejabat di kabupaten Subang serta keluarga besar pondok pesantren Pagelaran yang kini tersebar di Jawa Barat berkat kiprah dan perjuangan KH Muhyiddin.